Langsung ke konten utama

Tentang

Dari dapur Mak, tanpa jalan pintas.

Cerita tempe yang dibuat dengan resep dan tangan yang sama sejak 2001.

Sejak 2001, Mak Nuk membuat tempe di dapur rumahnya di Pedan, Klaten, awalnya hanya untuk tetangga dan warung sekitar.

Resepnya tidak pernah berubah: kedelai pilihan, air bersih, ragi, dan kesabaran menunggu fermentasi.

Ketika pelanggan meminta tempe yang lebih bersih untuk MPASI anak, lahirlah varian tanpa kulit ari yang dikupas satu per satu.

Hari ini, anak-anak Mak Nuk meneruskan dapur yang sama dengan tangan yang sama, tanpa pengawet, tanpa jalan pintas.

Perjalanan

Garis waktu Mak Nuk

  1. 2001 — Mulai di dapur rumah

    Mak Nuk mulai membuat tempe di Pedan, Klaten, untuk tetangga dan warung sekitar.

  2. Permintaan MPASI — Lahir varian tanpa kulit

    Atas permintaan pelanggan, kedelai dikupas satu per satu menjadi Tempe Original Tanpa Kulit.

  3. Pesan lewat PO dan WhatsApp

    Tempe dibuat sesuai pesanan, tanpa minimum order, dengan slot harian yang dijaga agar kualitas tetap sama.

  4. Hari ini — Diteruskan anak-anak

    Dapur, resep, dan cara kerja yang sama, tanpa pengawet dan tanpa jalan pintas.

Keluarga

Orang-orang di balik tempe

  • Mak Nuk, pendiri

    Memegang resep dan standar rasa sejak 2001.

  • Anak-anak Mak Nuk

    Meneruskan produksi harian dan melayani pesanan.

  • Pelayanan pelanggan

    Chat WhatsApp dibalas langsung oleh keluarga, bukan bot.

Dalam angka

Mulai membuat tempe
2001
Kedelai, air, ragi
3bahan
Klasik dan Original Tanpa Kulit
2varian

Yang kami pegang

  • Sabar

    Fermentasi tidak bisa diburu, maka kami tidak memburunya.

  • Jujur

    Bahan bisa disebut satu per satu. Klaim kami bisa dicek.

  • Hangat

    Pelanggan dilayani seperti tetangga, lewat chat yang dibalas langsung.

Matur nuwun sudah mampir.

Lihat dua varian kami, atau sapa Mak lewat WhatsApp.