Langsung ke konten utama

Manfaat tempe

Protein nabati lokal, dari fermentasi.

Gizi tempe menurut sumber resmi. Informasi umum, bukan nasihat medis.

Gizi tempe kedelai murni per 100 g

Energi
201kkal
Protein
20,8g
Lemak
8,8g
Karbohidrat
13,5g
Serat
1,4g
Kalsium
155mg
Zat besi
4mg

Sumber: TKPI 2019 (Kemenkes RI). Nilai rujukan umum, bukan uji laboratorium produk Mak Nuk.

Yang bisa kita katakan dengan jujur

Tempe berbahan kedelai adalah sumber protein nabati. Selama fermentasi, jamur mengubah sebagian komponen kedelai sehingga tekstur dan rasanya berbeda dari kedelai rebus. Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) mencatat angka gizinya, dan Anda bisa memeriksanya sendiri.

Yang tidak kami klaim

Kami tidak mengklaim tempe menyembuhkan atau mencegah penyakit tertentu. Kebutuhan gizi tiap orang berbeda; untuk kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

Bacaan lanjutan

Fermentasi

Probiotik: apa yang benar-benar terjadi pada tempe

Tempe dibuat dengan kapang Rhizopus, bukan bakteri probiotik seperti pada yoghurt. Jadi kami berhati-hati memakai kata ini.

  • Hasil fermentasi

    Kapang Rhizopus mengurai sebagian komponen kedelai selama fermentasi, sehingga teksturnya padat dan rasanya khas.

  • Dimasak, bukan dimakan hidup

    Tempe hampir selalu digoreng, dikukus, atau direbus. Pemanasan menghentikan kapangnya, jadi tempe matang bukan sumber mikroba hidup.

  • Tanpa klaim kesehatan

    Penelitian tentang tempe dan pencernaan masih berkembang. Kami tidak mengklaim manfaat medis; tanyakan pada ahli gizi untuk kebutuhan khusus.

Pertanyaan umum